Pemberontak Tigray: Perang Ethiopia Masih Belum Usai

Senin, 30 November 2020 - 21:04 WIB
Pemimpin TPLF, Debretsion Gebremichae mengatakan bahwa mereka masih bertempur di dekat kawasan Mekelle, yang merupakan Ibu Kota Tigray. Foto/REUTERS
ADDIS ABABA - Pasukan pemberontak di Ethiopia utara mengatakan bahwa mereka masih bertempur di dekat kawasan Mekelle, yang merupakan Ibu Kota Tigray. Pertempuran masih berlanjut, meski pasukan pemerintah Ethiopia telah berhasil merebut kota itu pada akhir pekan.

Pemerintah Perdana Menteri Abiy Ahmed melancarkan serangan pada 4 November terhadap Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF). Ia menuduh gerakan bekas gerilyawan, yang mendominasi pemerintah nasional selama hampir tiga dekade hingga 2018, melakukan pemberontakan.



Perang itu telah menewaskan ratusan dan mungkin ribuan jiwa, mengirim pengungsi ke Sudan, menjebak Eritrea, menghalangi misi penjaga perdamaian PBB di Somalia dan meningkatkan friksi antara berbagai kelompok etnis Ethiopia. ( Baca juga: TEI Virtual 2020, Intip Potensi Kerja Sama Bisnis dengan Pengusaha Ethiopia )

Pasukan pemerintah merebut Mekelle, kota dataran tinggi berpenduduk 500 ribu orang, pada akhir pekan dengan perlawanan yang relatif kecil, meskipun TPLF kemudian mengatakan telah menembak jatuh sebuah pesawat dan merebut kembali satu kota.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!