Wabah Virus Corona di Amerika Serikat Melebihi 13 Juta Kasus
Sabtu, 28 November 2020 - 22:01 WIB
Perawat memakai masker di depan Rumah Sakit Elmhurst, New York, AS. Foto/REUTERS
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mencatat lebih dari 13 juta kasus virus corona pada Jumat (27/11), satu hari setelah warga AS merayakan hari libur Thanksgiving.
Enam hari setelah melewati batas 12 juta kasus, AS mencapai tonggak sejarah baru sebanyak 13 juta kasus.
“Pada Jumat (27/11), AS melaporkan 13.072.584 infeksi dan lebih dari 264.000 kematian, jumlah tertinggi di dunia,” ungkap data yang dikumpulkan Universitas Johns Hopkins.
Meskipun pakar kesehatan masyarakat merekomendasikan warga AS menghindari bepergian untuk liburan, perjalanan udara mencapai level tertinggi baru sejak Maret. (Baca Juga: Cerpelai ‘Zombie’ yang Bangkit dari Kuburan Massal akan Dibakar)
Data Administrasi Keamanan Transportasi AS (TSA) menunjukkan, 1.070.967 orang melintasi pos pemeriksaan bandara AS pada Rabu, meskipun perjalanan tetap jauh lebih rendah daripada tahun-tahun sebelumnya. (Lihat Infografis: Cerpelai-cerpelai Mati ‘Bangkit dari Kubur’ di Denmark)
Enam hari setelah melewati batas 12 juta kasus, AS mencapai tonggak sejarah baru sebanyak 13 juta kasus.
“Pada Jumat (27/11), AS melaporkan 13.072.584 infeksi dan lebih dari 264.000 kematian, jumlah tertinggi di dunia,” ungkap data yang dikumpulkan Universitas Johns Hopkins.
Meskipun pakar kesehatan masyarakat merekomendasikan warga AS menghindari bepergian untuk liburan, perjalanan udara mencapai level tertinggi baru sejak Maret. (Baca Juga: Cerpelai ‘Zombie’ yang Bangkit dari Kuburan Massal akan Dibakar)
Data Administrasi Keamanan Transportasi AS (TSA) menunjukkan, 1.070.967 orang melintasi pos pemeriksaan bandara AS pada Rabu, meskipun perjalanan tetap jauh lebih rendah daripada tahun-tahun sebelumnya. (Lihat Infografis: Cerpelai-cerpelai Mati ‘Bangkit dari Kubur’ di Denmark)
Lihat Juga :