PM Selandia Baru Beri Biden 'Bocoran' Cara Hadapi Covid-19
Senin, 23 November 2020 - 17:51 WIB
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern dalam percakapan melalui sambungan telepon dengan Joe Biden, memberikan bocoran bagaimana menghadapi Covid-19. Foto/REUTERS
WELLINGTON - Perdana Menteri Selandia Baru , Jacinda Ardern dalam percakapan melalui sambungan telepon dengan Joe Biden, memberikan "bocoran" bagaimana menghadapi Covid-19. Selandia Baru adalah salah satu yang sukses menghalau Covid-19, di sisi lain Amerika Serikat (AS) adalah negara paling parah terdampak virus ini.
Ardern mengatakan, dia terlibat pembicaraan hangat dengan Biden, yang berlangsung selama kurang lebih 20 menit. Ardern mengatakan, dalam pembicaraan telepon itu dia menyampaikan tentang bagaimana Selandia Baru menangani pandemi. ( Baca juga: Selandia Baru Berhasil Lenyapkan Covid-19 untuk Kedua Kalinya )
"Apa yang benar-benar menjadi inti dari tanggapan kami adalah beberapa hal mendasar seputar pengujian, pelacakan kontak, isolasi. Hal itu diluar dari apa yang kami lakukan di perbatasan," Ardern, seperti dilansir Channel News Asia pada Senin (23/11/2020).
Dia mengatakan, Biden ingin melanjutkan diskusi lebih lanjut mengenai cara Selandia Baru merespon pandemi. Namun dia mengingatkan bahwa model yang diterapkan di Selandia Baru mungkin tidak dapat ditiru di mana-mana.
Ardern mengatakan, dia terlibat pembicaraan hangat dengan Biden, yang berlangsung selama kurang lebih 20 menit. Ardern mengatakan, dalam pembicaraan telepon itu dia menyampaikan tentang bagaimana Selandia Baru menangani pandemi. ( Baca juga: Selandia Baru Berhasil Lenyapkan Covid-19 untuk Kedua Kalinya )
"Apa yang benar-benar menjadi inti dari tanggapan kami adalah beberapa hal mendasar seputar pengujian, pelacakan kontak, isolasi. Hal itu diluar dari apa yang kami lakukan di perbatasan," Ardern, seperti dilansir Channel News Asia pada Senin (23/11/2020).
Dia mengatakan, Biden ingin melanjutkan diskusi lebih lanjut mengenai cara Selandia Baru merespon pandemi. Namun dia mengingatkan bahwa model yang diterapkan di Selandia Baru mungkin tidak dapat ditiru di mana-mana.
Lihat Juga :