Trump Marah, Sebut Penyerang Pendukungnya Sampah
Senin, 16 November 2020 - 06:15 WIB
Polisi mengatakan satu orang berada dalam kondisi kritis setelah ditikam di tengah-tengah adegan yang kacau. Pemandangan lain yang menyedihkan adalah beberapa orang melecehkan orang tua, menyerang orang tua dengan anak-anak mereka, meninju orang-orang di jalan dan menembakkan kembang api ke pengunjung luar ruangan. (Baca juga: Panik dengan Hasil Pilpres AS, Donald Trump Jr Serukan Perang Total )
Diperkirakan 10.000 orang berkumpul sepanjang hari untuk mendukung klaim Trump yang tidak terbukti bahwa pilpres AS dicurangi. Mereka berbaris dari Freedom Plaza ke Mahkamah Agung di mana sejumlah pemimpin Partai Republik berbicara kepada kerumunan.
Saat malam tiba, garis polisi gagal memisahkan kedua belah pihak, yang menyebabkan beberapa serangan terhadap sekelompok kecil penonton saat mereka berusaha untuk kembali ke hotel mereka.
Polisi mengajukan berbagai tuduhan termasuk penyerangan dan kepemilikan senjata, dengan setidaknya dua petugas terluka dan beberapa senjata api ditemukan.
Trump, yang melambaikan tangan sebentar kepada para pendukung dari iring-iringan mobilnya, men-tweet dengan marah tentang pemandangan pada Sabtu malam dan mengkritik polisi serta Wali Kota Washington DC Muriel Bowser.
Diperkirakan 10.000 orang berkumpul sepanjang hari untuk mendukung klaim Trump yang tidak terbukti bahwa pilpres AS dicurangi. Mereka berbaris dari Freedom Plaza ke Mahkamah Agung di mana sejumlah pemimpin Partai Republik berbicara kepada kerumunan.
Saat malam tiba, garis polisi gagal memisahkan kedua belah pihak, yang menyebabkan beberapa serangan terhadap sekelompok kecil penonton saat mereka berusaha untuk kembali ke hotel mereka.
Polisi mengajukan berbagai tuduhan termasuk penyerangan dan kepemilikan senjata, dengan setidaknya dua petugas terluka dan beberapa senjata api ditemukan.
Trump, yang melambaikan tangan sebentar kepada para pendukung dari iring-iringan mobilnya, men-tweet dengan marah tentang pemandangan pada Sabtu malam dan mengkritik polisi serta Wali Kota Washington DC Muriel Bowser.
Lihat Juga :