Trump Kalah Pilpres AS, Media Partai Komunis China: Haha....
Senin, 09 November 2020 - 06:47 WIB
Warga China menonton televisi yang menyiarkan pidato kemenangan Joe Biden dalam pilpres Amerika Serikat. Foto/REUTERS/Tingshu Wang
BEIJING - Media corong Partai Komunis China, People's Daily, mengejek pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang kalah dari rivalnya, Joe Biden, dalam pemilihan presiden ( pilpres ) Amerika. Dalam tweet-nya, media itu membubuhkan emoji tertawa.
Biden, dari Partai Demokrat, menjadi presiden terpilih setelah menang pilpres Amerika pada Sabtuu pekan lalu. Satu jam sebelum angka kemenangan Biden muncul, Trump men-tweet bahwa dia telah memenangkan pilpres. Akun Twitter People’s Daily me-retweet posting-an Trump dengan menambahkan komentar; "Ha Ha" dan emoji tertawa. (Baca: Biden Presiden Terpilih AS: Raja Salman, Putin hingga Erdogan Bungkam )
Banyak media China yang dikontrol negara menyajikan liputan berita langsung tentang pidato kemenangan Biden di Delaware. Kementerian Luar Negeri China tidak segera memberikan komentar tentang hasil pilpres AS dan pihak People’s Daily telah menghapus tweet ledekannya terhadap Trump.
Rata-rata media pemerintah China bereaksi dengan optimisme yang hati-hati terhadap kemenangan Joseph R Biden Jr atau Joe Biden. Mereka berharap Biden akan menstabilkan hubungan yang memburuk dengan cepat antara kedua negara.
Tetapi, tak sedikit media Beijing yang memperingatkan tentang ketegangan di masa depan antara dua negara adidaya tersebut, dan menunjukkan bahwa demokrasi Amerika sedang menurun. (Baca: BREAKING-Biden Menang di Pennsylvania, Raup 284 Electoral Votes )
Di bawah Presiden Trump, kepercayaan dan kerja sama antara Amerika Serikat dan China surut ke level terendah dalam sejarah baru-baru ini, ketika perang dagang berkecamuk dan para pejabat di kedua belah pihak melontarkan tuduhan tentang spionase, gerakan protes, dan pandemi virus corona.
Biden, dari Partai Demokrat, menjadi presiden terpilih setelah menang pilpres Amerika pada Sabtuu pekan lalu. Satu jam sebelum angka kemenangan Biden muncul, Trump men-tweet bahwa dia telah memenangkan pilpres. Akun Twitter People’s Daily me-retweet posting-an Trump dengan menambahkan komentar; "Ha Ha" dan emoji tertawa. (Baca: Biden Presiden Terpilih AS: Raja Salman, Putin hingga Erdogan Bungkam )
Banyak media China yang dikontrol negara menyajikan liputan berita langsung tentang pidato kemenangan Biden di Delaware. Kementerian Luar Negeri China tidak segera memberikan komentar tentang hasil pilpres AS dan pihak People’s Daily telah menghapus tweet ledekannya terhadap Trump.
Rata-rata media pemerintah China bereaksi dengan optimisme yang hati-hati terhadap kemenangan Joseph R Biden Jr atau Joe Biden. Mereka berharap Biden akan menstabilkan hubungan yang memburuk dengan cepat antara kedua negara.
Tetapi, tak sedikit media Beijing yang memperingatkan tentang ketegangan di masa depan antara dua negara adidaya tersebut, dan menunjukkan bahwa demokrasi Amerika sedang menurun. (Baca: BREAKING-Biden Menang di Pennsylvania, Raup 284 Electoral Votes )
Di bawah Presiden Trump, kepercayaan dan kerja sama antara Amerika Serikat dan China surut ke level terendah dalam sejarah baru-baru ini, ketika perang dagang berkecamuk dan para pejabat di kedua belah pihak melontarkan tuduhan tentang spionase, gerakan protes, dan pandemi virus corona.
Lihat Juga :