Pengamat Pemilu Internasional Sebut Trump Lakukan Penyalahgunaan Posisi
Jum'at, 06 November 2020 - 22:11 WIB
"Fakta bahwa (Trump), sebagai Presiden Amerika Serikat, dari Gedung Putih menyatakan tidak hanya kemenangan prematur dan menyerukan diakhirinya penghitungan - yang tentu saja tidak boleh dia lakukan - adalah penyalahgunaan posisinya yang belum pernah terjadi sebelumnya," imbuhnya seperti dikutip dari Business Insider, Jumat (6/11/2020).
Pada hari Rabu, OSCE mengatakan bahwa pemilu presiden AS telah kompetitif dan dikelola dengan baik, meskipun ada tuduhan kecurangan yang tidak berdasar dari Presiden Trump, yang dia ulangi dalam pernyataan di Gedung Putih pada hari Kamis yang dipenuhi dengan klaim palsu.
"Kampanye itu ditandai dengan polarisasi politik yang mengakar kuat yang sering mengaburkan perdebatan kebijakan yang lebih luas dan termasuk tuduhan tak berdasar tentang kecurangan sistematis," kata OSCE.
"Tuduhan tak berdasar tentang kekurangan sistematik, terutama oleh Presiden yang sedang menjabat, termasuk pada malam pemilihan, merusak kepercayaan publik pada institusi demokrasi," sambung OSCE.
Trump berada di ambang kekalahan untuk memperebutkan 270 suara elektoral pada Jumat pagi, dengan Biden mendekati kemenangan di negara bagian yang menjadi medan pertempuran utama yaitu Georgia dan Pennsylvania.(Baca juga: Trump Ajukan Gugatan di Michigan, Minta Hitung Ulang di Wisconsin )
Pada hari Rabu, OSCE mengatakan bahwa pemilu presiden AS telah kompetitif dan dikelola dengan baik, meskipun ada tuduhan kecurangan yang tidak berdasar dari Presiden Trump, yang dia ulangi dalam pernyataan di Gedung Putih pada hari Kamis yang dipenuhi dengan klaim palsu.
"Kampanye itu ditandai dengan polarisasi politik yang mengakar kuat yang sering mengaburkan perdebatan kebijakan yang lebih luas dan termasuk tuduhan tak berdasar tentang kecurangan sistematis," kata OSCE.
"Tuduhan tak berdasar tentang kekurangan sistematik, terutama oleh Presiden yang sedang menjabat, termasuk pada malam pemilihan, merusak kepercayaan publik pada institusi demokrasi," sambung OSCE.
Trump berada di ambang kekalahan untuk memperebutkan 270 suara elektoral pada Jumat pagi, dengan Biden mendekati kemenangan di negara bagian yang menjadi medan pertempuran utama yaitu Georgia dan Pennsylvania.(Baca juga: Trump Ajukan Gugatan di Michigan, Minta Hitung Ulang di Wisconsin )
(ber)
Lihat Juga :