Telepon Putin, Trump Tekankan Kontrol Senjata Mencakup China

Jum'at, 08 Mei 2020 - 01:37 WIB
Perjanjian New START membatasi Amerika Serikat dan Rusia untuk mengerahkan tidak lebih dari 1.550 hulu ledak nuklir, level terendah dalam beberapa dekade. Selain itu, perjanjian itu juga membatasi rudal berbasis darat dan berbasis kapal selam.

China, yang diperkirakan memiliki sekitar 300 senjata nuklir, telah berulang kali menolak proposal Trump. Alasannya, kekuatan nuklirnya defensif dan tidak menimbulkan ancaman.

Gedung Putih mengatakan panggilan telepon Trump-Putin, yang menandai peringatan 75 tahun berakhirnya Perang Dunia Kedua di Eropa, juga mencakup upaya untuk mengalahkan wabah virus corona baru (COVID-19) serta masalah-masalah lainnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!