Puluhan Artefak Kuno Dirusak, Polisi Jerman Gelar Investigasi
Kamis, 22 Oktober 2020 - 09:58 WIB
"Mengingat kesan kami sejauh ini bahwa objek dipilih secara acak dan tidak ada hubungan yang jelas antara mereka atau motivasi tertentu, kami yakin orang tersebut bertindak sendiri," kata Carsten Pfohl, penyidik polisi Berlin seperti dilansir dari Reuters, Kamis (22/10/2020).(Baca juga: Banjir di Sudan Ancam Kawasan Piramid Kuno Berumur 2.300 Tahun )
Museum-museum, yang hampir tidak berjarak sepelemparan batu di seberang sungai dari flat pusat kota Kanselir Angela Merkel sendiri, telah menjadi pusat teori konspirasi dalam beberapa bulan terakhir di komunitas online anti-masker dan anti-social distancing yang telah berkembang selama pandemi virus Corona.
Attila Hildmann, koki selebriti yang menyebarkan teori konspirasi tentang virus Corona kepada lebih dari 100.000 pengikutnya di layanan pesan Telegram, menulis pada bulan Agustus bahwa Pergamon, rumah bagi rekonstruksi altar raksasa dari kota Yunani Kuno Pergamon, berisi "Tahta Setan."(Baca juga: Struktur Batu Kuno Saudi Diduga yang Tertua di Dunia )
Menggambarkan museum sebagai pusat konspirasi global "penjahat Corona", dia menulis: "Di sini mereka melakukan pengorbanan manusia pada malam hari dan menodai anak-anak."(Lihat video: Viral, Video Warga Antar Jenazah Seberangi Sungai di Ponorogo )
Museum-museum, yang hampir tidak berjarak sepelemparan batu di seberang sungai dari flat pusat kota Kanselir Angela Merkel sendiri, telah menjadi pusat teori konspirasi dalam beberapa bulan terakhir di komunitas online anti-masker dan anti-social distancing yang telah berkembang selama pandemi virus Corona.
Attila Hildmann, koki selebriti yang menyebarkan teori konspirasi tentang virus Corona kepada lebih dari 100.000 pengikutnya di layanan pesan Telegram, menulis pada bulan Agustus bahwa Pergamon, rumah bagi rekonstruksi altar raksasa dari kota Yunani Kuno Pergamon, berisi "Tahta Setan."(Baca juga: Struktur Batu Kuno Saudi Diduga yang Tertua di Dunia )
Menggambarkan museum sebagai pusat konspirasi global "penjahat Corona", dia menulis: "Di sini mereka melakukan pengorbanan manusia pada malam hari dan menodai anak-anak."(Lihat video: Viral, Video Warga Antar Jenazah Seberangi Sungai di Ponorogo )
(ber)
Lihat Juga :