Demonstran Beri Waktu Tiga Hari pada PM Thailand untuk Mundur

Kamis, 22 Oktober 2020 - 06:06 WIB
Pengunjuk rasa berpawai di Bangkok, Thailand, 21 Oktober 2020. Foto/REUTERS
BANGKOK - Demonstran Thailand memberi waktu tiga hari pada Perdana Menteri (PM) Prayuth Chan-ocha untuk mundur atau menghadapi lebih banyak unjuk rasa.

Meski demikian, pemimpin demonstran yang mengumumkan ultimatum itu ditahan dalam dua jam.



Prayuth telah menyatakan siap mencabut kebijakan darurat yang dia terapkan pekan lalu untuk menghentikan unjuk rasa sebagai langkah untuk meredam situasi.

Puluhan ribu orang berpawai ke kantornya di Government House. Demonstran telah turun ke jalan selama beberapa bulan untuk menentang Prayuth dan menyerukan pembatasan wewenang Raja Maha Vajiralongkorn.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!