Sampo Kutu Terbakar, Remaja 16 Tahun Menderita Luka Mengerikan
Senin, 19 Oktober 2020 - 07:45 WIB
Saat seluruh kepala Aleema dilalap api, keluarganya yang panik memanggil ambulans. Dia tiba di rumah sakit hanya 10 menit setelah kejadian.
Namun, luka-lukanya sudah parah, dengan dokter menempatkan Aleema dalam keadaan koma. Dia koma selama dua bulan saat berjuang untuk hidup di unit perawatan intensif.
Aleema menderita luka bakar tingkat tiga hingga 55 persen di sekujur tubuhnya termasuk wajah, kepala, lengan, dada, paha, perut, punggung, dan tangan.
Dia juga kehilangan tujuh jari dan saat ini hanya bisa menggerakkan dua jarinya.
Aleema mengalami proses pemulihan yang panjang dan menyakitkan selama bertahun-tahun, dengan operasi cangkok kulit, pakaian khusus, dan obat-obatan untuk membantunya beradaptasi dengan kehidupan setelah kecelakaannya.
“Pemulihan saya sangat sulit dan masih berlangsung,” katanya.
“Setiap hari, saya harus melakukan nebulisers, humidifiers, pressure garments, splints, (memakai) krim, obat-obatan dan banyak lagi."
"Saya sudah menjalani ratusan operasi sebelumnya dan semoga akan lebih banyak di masa depan."
Dengan segala tantangan yang ada, Aleema bersyukur atas keadaan tersebut dan mengatakan bahwa kecelakaan tersebut telah membuat dirinya mencintai dirinya dari dalam dan membuatnya menjadi pribadi yang lebih percaya diri.
Namun, luka-lukanya sudah parah, dengan dokter menempatkan Aleema dalam keadaan koma. Dia koma selama dua bulan saat berjuang untuk hidup di unit perawatan intensif.
Aleema menderita luka bakar tingkat tiga hingga 55 persen di sekujur tubuhnya termasuk wajah, kepala, lengan, dada, paha, perut, punggung, dan tangan.
Dia juga kehilangan tujuh jari dan saat ini hanya bisa menggerakkan dua jarinya.
Aleema mengalami proses pemulihan yang panjang dan menyakitkan selama bertahun-tahun, dengan operasi cangkok kulit, pakaian khusus, dan obat-obatan untuk membantunya beradaptasi dengan kehidupan setelah kecelakaannya.
“Pemulihan saya sangat sulit dan masih berlangsung,” katanya.
“Setiap hari, saya harus melakukan nebulisers, humidifiers, pressure garments, splints, (memakai) krim, obat-obatan dan banyak lagi."
"Saya sudah menjalani ratusan operasi sebelumnya dan semoga akan lebih banyak di masa depan."
Dengan segala tantangan yang ada, Aleema bersyukur atas keadaan tersebut dan mengatakan bahwa kecelakaan tersebut telah membuat dirinya mencintai dirinya dari dalam dan membuatnya menjadi pribadi yang lebih percaya diri.
Lihat Juga :