Lagi, Turki Disebut Tes S-400 Rusia terhadap Jet F-16 Buatan AS

Kamis, 08 Oktober 2020 - 06:41 WIB
Para anggota parlemen telah meminta Pompeo memberikan informasi pada 14 Oktober tentang apakah Turki memang mengaktifkan S-400 untuk mendeteksi jet tempur F-16 yang kembali dari latihan Eunomia dan apakah itu juga mengintegrasikan Link 16, tautan data taktis NATO, ke dalam sistem S-400, yang mereka katakan dapat memungkinkan Rusia untuk mengumpulkan informasi tentang sekutu NATO.

Sebelumnya pada hari itu, kantor berita Sputnik Turkey melaporkan bahwa Ankara telah mengerahkan sistem pertahanan udara S-400 ke provinsi Laut Hitam; Samsun, menunjukkan bahwa aktivasi tersebut dianggap untuk uji coba. Otoritas Turki belum membuat pernyataan resmi tentang pengerahan sistem rudal canggih tersebut. (Baca juga: Rusia Sebut Tak Masalah Pasok Sistem Rudal S-400 ke Iran )

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan kepada Sputniknews bahwa Amerika Serikat mengetahui laporan ini dan sangat prihatin, dan menambahkan bahwa transaksi S-400 menempatkan Turki pada risiko sanksi potensial di bawah Undang-Undang Melawan Musuh Amerika Melalui Sanksi (CAATSA).

Pada 2017, Rusia setuju untuk menjual S-400 ke Ankara, memicu kemarahan di antara sekutu NATO Turki, khususnya Amerika Serikat.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!