Hilang Sejak 2018, Plt Dubes Korut Ternyata Membelot ke Korsel
Kamis, 08 Oktober 2020 - 02:05 WIB
"Dia prihatin dengan keluarganya yang tersisa di Korea Utara," kata Jeon, dalam kutipan yang dimuat oleh kantor berita Yonhap.
Mantan diplomat Korut lainnya, Thae Yong-ho - mantan wakil duta besar Pyongyang untuk Inggris yang membelot ke Korsel pada 2016 dan sekarang menjadi anggota parlemen - mengatakan kerabat seorang pembelot bisa menghadapi pembalasan.
"Seorang diplomat yang membelot tinggal menentukan tingkat perlakuan atau hukuman yang akan diberikan kepada kerabatnya yang tinggal di Utara," ujarnya.
"Jika dia mengambil suaka di Korea Selatan, dia didefinisikan sebagai pengkhianat, murtad," kata Thae.
"Dan tidak ada yang tahu hukuman apa yang akan dijatuhkan pada anggota keluarga seorang pengkhianat," ia menambahkan.
Anggota parlemen oposisi Korsel, Cho Tae-yong, yang juga mantan wakil penasihat keamanan nasional, menuduh pemerintah sengaja membocorkan informasi tentang Jo dan menggambarkannya sebagai tindakan yang sama sekali tidak memiliki pertimbangan kemanusiaan terkait putrinya.
Mantan diplomat Korut lainnya, Thae Yong-ho - mantan wakil duta besar Pyongyang untuk Inggris yang membelot ke Korsel pada 2016 dan sekarang menjadi anggota parlemen - mengatakan kerabat seorang pembelot bisa menghadapi pembalasan.
"Seorang diplomat yang membelot tinggal menentukan tingkat perlakuan atau hukuman yang akan diberikan kepada kerabatnya yang tinggal di Utara," ujarnya.
"Jika dia mengambil suaka di Korea Selatan, dia didefinisikan sebagai pengkhianat, murtad," kata Thae.
"Dan tidak ada yang tahu hukuman apa yang akan dijatuhkan pada anggota keluarga seorang pengkhianat," ia menambahkan.
Anggota parlemen oposisi Korsel, Cho Tae-yong, yang juga mantan wakil penasihat keamanan nasional, menuduh pemerintah sengaja membocorkan informasi tentang Jo dan menggambarkannya sebagai tindakan yang sama sekali tidak memiliki pertimbangan kemanusiaan terkait putrinya.
Lihat Juga :