Turki Kritik Upaya Gencatan Senjata Akhiri Konflik Nagorno-Karabakh

Selasa, 06 Oktober 2020 - 23:01 WIB
Berbicara saat mengunjungi ibu kota Azerbaijan , Baku, pada Selasa (6/10), Cavusoglu menyatakan gencatan senjata saja tidak akan cukup untuk mengakhiri pertempuran.

“Kami melihat seruan dari penjuru dunia dan itu gencatan gencatan segera. Lalu apa? Di sana ada gencatan senjata hingga sekarang, tapi apa yang terjadi?” ungkap Cavusoglu.

“Di sana bisa ada gencatan senjata, tapi apa yang hasilnya? Dapatkan Anda bilang Armenia untuk segera mundur dari tanah Azerbaijan? Dapatkah Anda datang dengan solusi agar mereka ditarik? Tidak, ini seruan yang sama selama 30 tahun,” tutur dia. (Baca Juga: Buang Sampah Nuklir di Aljazair, Prancis Masih Rahasiakan Lokasinya)

Cavusoglu menganggap komunitas internasional tidak bisa memperlakukan Armenia dan Azerbaijan dengan adil karena mereka lebih condong mendukung “penjajah”. (Baca Infografis: Kemenangan Biden Makin Nyata di Pilpres Amerika Serikat)

“Seluruh dunia sekarang perlu memahami ini tidak bisa berjalan seperti ini,” tegas dia. (Lihat Video: Serikat Buruh Sebutkan Poin-poin UU Cipta Kerja yang Dianggap Merugikan Pekerja)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!