Assad: Erdogan Sangat Mungkin Kirim Milisi Suriah ke Nagorno-Karabakh

Selasa, 06 Oktober 2020 - 14:52 WIB
Ankara dan Baku juga menolak laporan tentang pesawat tempur Su-25 Armenia, yang diduga ditembak jatuh oleh jet tempur F-16 Turki di daerah tersebut.

Putaran terakhir bentrokan di Nagorno-Karabakh meningkat selama sepekan ini. Armenia dan Azerbaijan saling menuduh melakukan agresi di sepanjang garis kendali. Baku mengumumkan mobilisasi militer parsial untuk serangan balik, sementara Yerevan mengumumkan mobilisasi militer skala penuh. (Baca juga: Azerbaijan: Jika Ingin Gencatan Senjata, Armenia Harus Minta Maaf )

Wilayah Nagorno-Karabakh, juga dikenal sebagai Artsakh, mendeklarasikan kemerdekaannya dari Azerbaijan Soviet pada tahun 1991, yang mengakibatkan konflik besar antara pasukan Armenia dan Azerbaijan pada tahun 1992-1994. Bentrokan itu menewaskan sedikitnya 40.000 orang di kedua belah pihak, juga memaksa lebih dari satu juta orang mengungsi dari daerah itu sebelum Moskow berhasil menengahi kesepakatan gencatan senjata antara Baku dan Yerevan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!