Makin Parah, Armenia Bawa Tentara Bayaran dari Yunani untuk Berperang

Sabtu, 03 Oktober 2020 - 18:01 WIB
Menurut dia, Armenia sengaja membawa para jurnalis asing ke wilayah yang sedang mengalami konflik intensif. Hajiyev menyatakan pemerintahan Yerevan bertanggung jawab atas keselamatan mereka.

Dia juga menekankan bahwa Armenia melancarkan serangan siber dari luar negeri terhadap Azerbaijan . “Mereka melakukan serangan siber pada ruang informasi Azerbaijan. Masalah ini harus diselesaikan dan otoritas terkait harus mengambil langkah yang diperlukan dalam hal ini,” ujar dia.

Perang di perbatasan terjadi sejak 27 September saat pasukan Armenia menargetkan pemukiman sipil Azerbaijan dan posisi militer, mengakibatkan beberapa korban. (Baca Juga: Trump Positif Covid-19, 'Pesawat Kiamat' AS Berkeliaran di Washington)

Parlemen Azerbaijan mendeklarasikan status perang di beberapa kota dan wilayah setelah pelanggaran dan serangan oleh Armenia wilayah pendudukan Upper Karabakh yang juga disebut Nagorno-Karabakh. (Baca Infografis: Trump Positif Covid-19, Ini Politisi Dunia yang Pernah Terinfeksi Corona)

Pada 28 September, Azerbaijan mendeklarasikan mobilitasi militer dalam konflik itu. (Lihat Video: Belasan Pelajar Pelaku Tawuran Cuci Kaki Ibunya di Polsek Palmerah)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!