Teroris Boko Haram Gunakan Keledai Diikat Bom untuk Sergap Gubernur

Rabu, 30 September 2020 - 09:58 WIB
Para tentara yang mengawal konvoi Zalum dilaporkan telah melihat seekor keledai sendirian, dan merasakan ada sesuatu yang tidak beres. Tentara menembak hewan itu yang memicu ledakan ledakan, dan kemudian para milisi Boko Haram keluar dari persembunyian mereka yang kemudian melepaskan tembakan.

Tak seorang pun di dalam konvoi itu, termasuk Zalum, yang terluka. (Baca: Seorang Suami Paksa Istrinya Penggal Kepala Pria Selingkuhannya )

Dua hari sebelumnya, pejabat setempat juga lolos dari upaya pembunuhan saat dalam perjalanan ke daerah dekat Danau Chad. Sedikitnya 18 orang tewas dalam serangan itu, termasuk empat warga sipil dan 14 petugas penegak hukum.

Namun terlepas dari beberapa keberhasilan di medan perang untuk memadamkan kampanye kebrutalan Boko Haram—dan pengakuan presiden Nigeria tahun lalu bahwa kelompok teroris itu telah dikalahkan secara teknis, Boko Haram terus mendatangkan malapetaka di wilayah tersebut.

Pemberontakan Boko Haram—yang bertujuan untuk pembentukan negara Islam di bawah hukum syariat versi mereka sendiri—telah merenggut nyawa lebih dari 30.000 jiwa sejak dipicu lebih dari satu dekade lalu. Pemberontakan itu juga menyebabkan jutaan orang terpaksa meninggalkan rumah mereka. (Baca: Menolak Divaksin Covid-19, Elon Musk: Bill Gates Orang Bodoh )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!