Pertempuran Kembali Meletus di Nagorno Karabakh
Minggu, 27 September 2020 - 14:03 WIB
Separatis etnis Armenia merebut Karabakh dari Baku dalam perang tahun 1990-an yang merenggut 30.000 nyawa.
Pembicaraan untuk menyelesaikan perselisihan Karabakh - salah satu konflik terburuk yang muncul dari runtuhnya Uni Soviet tahun 1991 - sebagian besar terhenti sejak perjanjian gencatan senjata tahun 1994.
Prancis, Rusia dan Amerika Serikat (AS) telah menengahi upaya perdamaian sebagai "Grup Minsk" tetapi dorongan besar terakhir untuk kesepakatan damai gagal pada tahun 2010.(Baca juga: Rusia Sebut Turki Provokator Perang di Nagorno-Karabakh )
Azerbaijan yang kaya energi telah banyak berinvestasi dalam militernya dan berulang kali berjanji untuk merebut kembali Karabakh dengan paksa.
Sedangkan Armenia mengatakan akan mempertahankan wilayah itu, yang telah mendeklarasikan kemerdekaannya tetapi sangat bergantung pada Yerevan.
Pembicaraan untuk menyelesaikan perselisihan Karabakh - salah satu konflik terburuk yang muncul dari runtuhnya Uni Soviet tahun 1991 - sebagian besar terhenti sejak perjanjian gencatan senjata tahun 1994.
Prancis, Rusia dan Amerika Serikat (AS) telah menengahi upaya perdamaian sebagai "Grup Minsk" tetapi dorongan besar terakhir untuk kesepakatan damai gagal pada tahun 2010.(Baca juga: Rusia Sebut Turki Provokator Perang di Nagorno-Karabakh )
Azerbaijan yang kaya energi telah banyak berinvestasi dalam militernya dan berulang kali berjanji untuk merebut kembali Karabakh dengan paksa.
Sedangkan Armenia mengatakan akan mempertahankan wilayah itu, yang telah mendeklarasikan kemerdekaannya tetapi sangat bergantung pada Yerevan.
(ber)
Lihat Juga :