PM Jepang Siap Bertemu dengan Kim Jong-un Tanpa Syarat

Sabtu, 26 September 2020 - 08:01 WIB
"Saya tidak akan melewatkan kesempatan untuk mengambil tindakan dengan semua dedikasi saya," ujarnya.(Baca juga: Terpilih Jadi PM, Suga Hadapi Berbagai Tantangan )

Masalah penculikan warga Jepang oleh dinas intelijen Korut tetap menjadi salah satu masalah paling menyakitkan dalam hubungan antara kedua negara, yang tidak memiliki hubungan diplomatik resmi. Pada 2002, Pyongyang mengakui penculikan terhadap 13 warga negara Jepang, memulangkan lima dari mereka kembali ke tanah airnya. Sisanya dinyatakan meninggal, dan kerabat mereka menerima jenazah yang identitasnya tidak dapat diketahui.

Pada Mei 2014, Jepang dan Korut setuju untuk melakukan penyelidikan baru atas penculikan tersebut, tetapi komisi yang dibentuk untuk tujuan tersebut kemudian dibubarkan atas inisiatif Pyongyang.

Sidang Umum PBB dilaksanakan antara 22 dan 29 September, dalam format pernyataan video yang direkam sebelumnya.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!