Arab Saudi Menyumbang Rp149,2 Miliar untuk Perangi Terorisme Nuklir

Jum'at, 25 September 2020 - 00:00 WIB
Bendera nasional Arab Saudi berkibar di depan kantor Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, 20 Oktober 2018. Foto/REUTERS/Huseyin Aldemir
RIYADH - Arab Saudi telah menyumbang USD10 juta (Rp149,2 miliar) kepada Badan Energi Atom Internasional(IAEA) untuk mendirikan pusat khusus untuk memerangi terorisme nuklir . Demikian disampaikan Duta Besar Saudi untuk Austria Pangeran Abdullah bin Khalid bin Sultan tanpa menyebut Iran atau negara manapun.

Pangeran Abdullah mengatakan Arab Saudi telah mentransfer dana untuk memulai pekerjaan di pusat Seibersdorf di Austria. Arab Saudi juga telah mendonasikan 500.000 euro untuk proyek modernisasi laboratorium IAEA di Seibersdorf. (Baca: Rusia Rilis Video Ledakan Tsar Bomba, Bom Nuklir Terkuat Sejagad )



Pangeran Abdullah, seperti dikutip Gulf News, Kamis (24/9/2020), menegaskan bahwa pemerintah Kerajaan Arab Saudi sedang mencarikeuntungan dari keahlian IAEA dalam memperkenalkan energi nuklir untuk berkontribusi pada bauran energi nasional, dan apa yang dibutuhkan dari pengembangan kapasitas manusia untuk membangun sistem energi nasional yang terintegrasi dan sektor berkelanjutan,mengikuti standar agensi.

Dia telah berbicara pada sesi ke-64 Konferensi Umum IAEA, yang diadakan di Ibu Kota Austria, Wina, dari 21-25 September.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!