Pakar Atom Sebut Iran Mampu Membuat Bom Nuklir dalam 3 Bulan

Senin, 08 Juni 2020 - 00:01 WIB
loading...
Pakar Atom Sebut Iran...
Bendera nasional Iran berkibar di depan markas Badan Energi Atom Internasional (IAEA) di Wina, Austria. Foto/ REUTERS/Leonhard Foeger
A A A
WASHINGTON - Seorang pakar atom memperingatkan dunia bahwa Iran memiliki komponen dan uranium yang diperkayadalam jumlah yang cukup untuk membuat bom nuklir dalam waktu tiga bulan.

Rezim para Mullah sejatinya terikat kesepakatan nuklir Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) 2015, yang mana negara itu harus mengekang kegiatan program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi internasional. Namun, pada tahun lalu Teheran mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi mematuhi perjanjian itu setelah Amerika Serikat (AS) menarik diri dari JCPOA pada 2018. Selain Teheran dan Washington, JCPOA diteken oleh Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China.

Dr Olli Heinonen, mantan wakil direktur jenderal Asosiasi Energi Atom Internasional (IAEA), percaya Iran memiliki komponen yang cukup untuk membuat senjata nuklir. Menurutnya, Teheran telah meningkatkan jumlah sentrifugal untuk membuat senjata atom. (Baca: AS Jatuhkan Sanksi pada Dua Pejabat Nuklir Iran )

Pakar atom tersebut menyampaikan argumennya saat berbicara dalam konferensi Dewan Nasional Perlawanan Iran. "Iran tidak hanya meningkatkan jumlah sentrifugalnya, tetapi menghasilkan sekitar satu ton low-enriched uranium, yang diperkaya hingga 4,5 persen, katanya.

"Jumlah ini sebenarnya cukup untuk membuat satu perangkat nuklir jika Iran ingin memperkaya lebih jauh ke level 90 persen," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Sah! AS dan Arab Saudi...
Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil
Rekomendasi
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Iran Kenalkan Drone...
Iran Kenalkan Drone Canggih Gaza, Mampu Membawa 12 Bom
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved