Raja Salman: Hizbullah Telah Menghancurkan Lebanon, Harus Dilucuti
Kamis, 24 September 2020 - 09:39 WIB
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz. Foto/Al Arabiya
RIYADH - Hegemoni kelompok Hizbullah atas Lebanon telah menghancurkan konstitusi dan lembagar negara. Satu-satunya cara untuk keluar dari situasi ini adalah dengan melucuti senjata kelompok yang didukung Iran itu.
Hal tersebut diungkapkan oleh Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz.(Baca juga: AS Tegaskan Tolak Keterlibatan Hizbullah di Pemerintahan Lebanon )
Raja Salman mengatakan bencana ledakan pada 4 Agustus di Beirut adalah hasil dari hegemoni Hizbullah, organisasi teroris yang berafiliasi dengan Iran.
Ia menambahkan bahwa Arab Saudi mendukung rakyat Lebanon yang mengalami bencana kemanusiaan karena kontrol Hizbullah atas proses pengambilan keputusan di Lebanon dengan kekuatan senjata.
"Hal ini telah melumpuhkan institusi negara dan satu-satunya cara bagi Lebanon untuk mencapai keamanan, stabilitas dan kemakmuran adalah dengan melucuti organisasi teroris ini," kata Raja Saudi seperti dilansir dari Al Arabiya, Kamis (24/9/2020).
Raja Salman juga mengkritik Iran karena menolak peluang untuk perdamaian. Dia mengatakan Teheran berkali-kali menggunakan jaringan terorisnya untuk mengintensifkan kegiatan ekspansionisnya dan mengguncang beberapa negara di kawasan itu, termasuk Arab Saudi, Yaman dan Lebanon.
Hal tersebut diungkapkan oleh Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz.(Baca juga: AS Tegaskan Tolak Keterlibatan Hizbullah di Pemerintahan Lebanon )
Raja Salman mengatakan bencana ledakan pada 4 Agustus di Beirut adalah hasil dari hegemoni Hizbullah, organisasi teroris yang berafiliasi dengan Iran.
Ia menambahkan bahwa Arab Saudi mendukung rakyat Lebanon yang mengalami bencana kemanusiaan karena kontrol Hizbullah atas proses pengambilan keputusan di Lebanon dengan kekuatan senjata.
"Hal ini telah melumpuhkan institusi negara dan satu-satunya cara bagi Lebanon untuk mencapai keamanan, stabilitas dan kemakmuran adalah dengan melucuti organisasi teroris ini," kata Raja Saudi seperti dilansir dari Al Arabiya, Kamis (24/9/2020).
Raja Salman juga mengkritik Iran karena menolak peluang untuk perdamaian. Dia mengatakan Teheran berkali-kali menggunakan jaringan terorisnya untuk mengintensifkan kegiatan ekspansionisnya dan mengguncang beberapa negara di kawasan itu, termasuk Arab Saudi, Yaman dan Lebanon.
Lihat Juga :