Swiss Karantina 2.500 Pelajar Setelah Wabah Covid-19 di Sekolah Hotel
Kamis, 24 September 2020 - 03:03 WIB
Pemerintah Swiss telah berupaya mencegah penyebaran virus dengan melarang klub malam dan melarang acara yang dihadiri lebih dari 100 orang, serta mewajibkan pemakaian masker di tempat publik indoor. (Baca Juga: Palestina Minta Turki Dukung Rekonsiliasi Internal dan Rencana Pemilu)
Seperti banyak negara Eropa, Swiss mengalami peningkatan kasus sejak kebijakan lockdown dilonggarkan dan beberapa perjalanan internasional kembali aktif selama musim panas. (Baca Infografis: F-16 Makin Canggih Dengan Senjata Laser Pelumpuh Rudal)
Kasus sejak awal wabah telah melebihi 50.000 kasus di Swiss. Sekitar 33 kasus baru per 100.000 penduduk selama pekan lalu. Jumlah tersebut masih lebih sedikit dibandingkan beberapa negara terdekat saat ini. (Lihat Video: Hendak Dinaikkan ke Truk Pengangkut, Eksavator Terguling Menimpa JPO di Tebet)
Seperti banyak negara Eropa, Swiss mengalami peningkatan kasus sejak kebijakan lockdown dilonggarkan dan beberapa perjalanan internasional kembali aktif selama musim panas. (Baca Infografis: F-16 Makin Canggih Dengan Senjata Laser Pelumpuh Rudal)
Kasus sejak awal wabah telah melebihi 50.000 kasus di Swiss. Sekitar 33 kasus baru per 100.000 penduduk selama pekan lalu. Jumlah tersebut masih lebih sedikit dibandingkan beberapa negara terdekat saat ini. (Lihat Video: Hendak Dinaikkan ke Truk Pengangkut, Eksavator Terguling Menimpa JPO di Tebet)
(sya)
Lihat Juga :