Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:16 WIB
Pencopotannya tidak akan berdampak langsung pada surat perintah penangkapan yang dikeluarkan pada tahun 2024 untuk Netanyahu dan Gallant atas kejahatan terhadap kemanusiaan, yang hanya dapat dicabut oleh hakim ICC.
Namun, para pejabat Israel telah memanfaatkan berita ini untuk mengecam penyelidikan ICC.
Yechiel Leiter, duta besar Israel untuk AS, mengklaim tanpa bukti bahwa Khan mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap pejabat Israel "untuk mengalihkan perhatian dari kejahatan seksualnya".
"Sekarang, dengan skandalnya sendiri yang terungkap, kasusnya terhadap Netanyahu dan Gallant terungkap sebagai tidak sah," tulis Leiter dalam unggahan di media sosial.
"Kredibilitas ICC berada di titik terendah. Saatnya menutup pengadilan abal-abal ini."
Sementara itu, misi Palestina di Den Haag mengecam serangan terhadap pengadilan tersebut.
“Upaya putus asa dari perwakilan dan pembela pendudukan Israel, yang menghubungkan pemungutan suara untuk mencopot Jaksa ICC dengan penyelidikan yang sedang berlangsung dan independen dalam Situasi di Negara Palestina, termasuk surat perintah penangkapan terhadap pejabat Israel yang diduga melakukan kejahatan di bawah mandat Pengadilan, sangatlah sinis,” demikian pernyataan tersebut.
ICC menyatakan setelah pemecatan Khan bahwa kantor jaksa “tetap berkomitmen melakukan penyelidikan dan penuntutan yang independen dan tidak memihak di semua situasi di bawah yurisdiksi Pengadilan untuk memberikan keadilan bagi korban kejahatan Statuta Roma.”
Baca juga: AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Namun, para pejabat Israel telah memanfaatkan berita ini untuk mengecam penyelidikan ICC.
Yechiel Leiter, duta besar Israel untuk AS, mengklaim tanpa bukti bahwa Khan mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap pejabat Israel "untuk mengalihkan perhatian dari kejahatan seksualnya".
"Sekarang, dengan skandalnya sendiri yang terungkap, kasusnya terhadap Netanyahu dan Gallant terungkap sebagai tidak sah," tulis Leiter dalam unggahan di media sosial.
"Kredibilitas ICC berada di titik terendah. Saatnya menutup pengadilan abal-abal ini."
Sementara itu, misi Palestina di Den Haag mengecam serangan terhadap pengadilan tersebut.
“Upaya putus asa dari perwakilan dan pembela pendudukan Israel, yang menghubungkan pemungutan suara untuk mencopot Jaksa ICC dengan penyelidikan yang sedang berlangsung dan independen dalam Situasi di Negara Palestina, termasuk surat perintah penangkapan terhadap pejabat Israel yang diduga melakukan kejahatan di bawah mandat Pengadilan, sangatlah sinis,” demikian pernyataan tersebut.
ICC menyatakan setelah pemecatan Khan bahwa kantor jaksa “tetap berkomitmen melakukan penyelidikan dan penuntutan yang independen dan tidak memihak di semua situasi di bawah yurisdiksi Pengadilan untuk memberikan keadilan bagi korban kejahatan Statuta Roma.”
Baca juga: AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
(sya)
Lihat Juga :