Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel

Jum'at, 24 Juli 2026 - 22:38 WIB
Kemudian, pihak Israel memanggil tentara ke lokasi kejadian, dan terjadi baku tembak setelah seorang warga Palestina merebut senjata. Beberapa warga Palestina yang tewas telah mencoba merebut senjata tersebut, menurut laporan itu.

Sebelumnya kami melaporkan bahwa wali kota Tal membantah tuduhan tersebut, dengan mengatakan, “Laporan lain menunjukkan pasukan Israel melepaskan tembakan ke semua orang yang hadir.”

Penembakan terjadi selama pertemuan yang menyebabkan perkelahian dan bukan merupakan tindakan yang direncanakan sebelumnya, demikian kesimpulan pihak militer.

Area A dan B adalah zona Tepi Barat yang berada di bawah administrasi penuh atau sebagian Otoritas Palestina berdasarkan Perjanjian Oslo.

Warga sipil Israel umumnya dilarang memasuki Area A tanpa koordinasi militer.

Baca juga: AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!