AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:01 WIB
Selama serangan Iran terhadap Pangkalan Udara Muwaffaq Salti AS di Yordania, serangan tersebut mengenai barak prefabrikasi, lapor surat kabar tersebut.

Jenazah korban lain ditemukan di pangkalan militer, tetapi identitasnya belum dipastikan, kata laporan itu.

Pada hari Senin, CBS News melaporkan, mengutip Pentagon, bahwa hampir 100 anggota militer AS terluka akibat beberapa serangan Iran terhadap pangkalan-pangkalan di Timur Tengah.

Pada malam tanggal 18 Juni, Teheran dan Washington menandatangani memorandum yang menyerukan diakhirinya konflik yang dimulai pada tanggal 28 Februari.

Namun, mulai tanggal 8 Juli, militer AS melakukan beberapa gelombang serangan terhadap Iran. Komando Pusat AS mengklaim serangan-serangan ini diduga sebagai tanggapan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal dagang yang melewati Selat Hormuz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!