1 Lagi Tentara AS Tewas Diserang Drone Iran

Senin, 20 Juli 2026 - 07:29 WIB
Rekaman terverifikasi dari dalam fasilitas Yordania menunjukkan setidaknya dua benturan dan sebuah ledakan.

Jumlah korban tewas tentara AS dalam perang melawan Iran kini mencapai 17 personel, setelah seorang pilot Angkatan Laut Amerika yang hilang awal bulan ini dinyatakan meninggal.

Di Iran, setidaknya 50 orang tewas dan lebih dari 500 orang terluka dalam serangan AS selama tiga minggu terakhir, menurut kementerian kesehatan negara tersebut.

Saat serangan berlanjut pada hari Minggu, media Iran melaporkan bahwa pembangkit listrik tenaga nuklir yang sedang dibangun di kota Darkhoveyn di barat daya telah diserang pada Sabtu malam. Pulau Qeshm juga diserang.

Badan pengawas nuklir PBB menyerukan pengekangan, sambil mencatat bahwa lokasi pembangkit listrik tenaga nuklir tersebut masih dalam tahap sangat awal dan tidak mengandung material nuklir selama kunjungan terakhirnya.

Di Yordania, tiga rudal Iran ditembak jatuh oleh militer kerajaan dan yang keempat jatuh di daerah terpencil. Serangan rudal ini menyusul peringatan AS bahwa pelabuhan Aqaba dapat menjadi target.

Yordania memanggil kuasa usaha Iran di Amman untuk menuntut penghentian segera atas apa yang disebut Kementerian Luar Negeri sebagai "serangan Iran yang tidak beralasan dan terang-terangan", dengan menegaskan bahwa keamanannya adalah "garis merah yang tidak dapat dilanggar".

Sementara itu, militer Israel mengatakan bahwa beberapa rudal pencegat diluncurkan ke arah puing-puing rudal untuk mencegah dampak puing-puing di wilayah Israel setelah proyektil diluncurkan ke arah Yordania.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!