Mojtaba Khamenei: Tanda Tangan Trump di MoU AS-Iran Tak Berharga dan Tak Miliki Kredibilitas!
Minggu, 19 Juli 2026 - 06:04 WIB
Saat permusuhan kembali berkobar pada hari Sabtu, Mojtaba bersumpah akan memberi pelajaran kepada AS, yang dia sebut sebagai "Setan". "Pelajaran yang tak terlupakan," katanya.
Sebelumnya pada hari Sabtu, seorang negosiator mengatakan Iran menangguhkan komitmennya terhadap kesepakatan sementara setelah setidaknya 50 orang tewas dan lebih dari 500 orang terluka dalam serangan oleh AS sepanjang bulan ini.
"Sekarang musuh Amerika berusaha untuk memicu perang dan menanggung konsekuensi paling seriusnya, mereka harus tahu bahwa bangsa Iran yang terkasih dan poros perlawanan memiliki pelajaran yang tak terlupakan untuk ditawarkan kepada mereka," papar Mojtaba.
Pemimpin Iran tersebut mengkritik AS yang dia sebut telah mengungkapkan "wajah aslinya yang tanpa topeng" dan mengatakan bahwa pelanggaran dalam MoU Islamabad menjadi bukti ketidakjujuran, irasionalitas, ketidakandalan, dan sifat jahat Amerika.
"Pemaksaan, totaliterisme, dan kebrutalan adalah komponen yang tak terpisahkan dari keyakinan dan doktrin AS," imbuh Mojtaba.
Sebelumnya pada hari Sabtu, seorang negosiator mengatakan Iran menangguhkan komitmennya terhadap kesepakatan sementara setelah setidaknya 50 orang tewas dan lebih dari 500 orang terluka dalam serangan oleh AS sepanjang bulan ini.
"Sekarang musuh Amerika berusaha untuk memicu perang dan menanggung konsekuensi paling seriusnya, mereka harus tahu bahwa bangsa Iran yang terkasih dan poros perlawanan memiliki pelajaran yang tak terlupakan untuk ditawarkan kepada mereka," papar Mojtaba.
Pemimpin Iran tersebut mengkritik AS yang dia sebut telah mengungkapkan "wajah aslinya yang tanpa topeng" dan mengatakan bahwa pelanggaran dalam MoU Islamabad menjadi bukti ketidakjujuran, irasionalitas, ketidakandalan, dan sifat jahat Amerika.
"Pemaksaan, totaliterisme, dan kebrutalan adalah komponen yang tak terpisahkan dari keyakinan dan doktrin AS," imbuh Mojtaba.
Lihat Juga :