Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:22 WIB
Secara terpisah, Washington menyetujui kemungkinan Penjualan Militer Asing senilai USD484 juta ke Kuwait untuk Pemeliharaan C-17 dan peralatan terkait.

Paket Kuwait mencakup komponen pesawat, suku cadang dan aksesori, peralatan modifikasi dan dukungan, suku cadang dan komponen perbaikan, peralatan penanganan darat, peralatan komunikasi, dukungan perangkat lunak, dokumentasi teknis, pelatihan, dan layanan logistik.

“Penjualan yang diusulkan ini akan mendukung kebijakan luar negeri dan tujuan keamanan nasional Amerika Serikat dengan meningkatkan keamanan sekutu utama non-NATO yang merupakan kekuatan untuk stabilitas politik dan kemajuan ekonomi di kawasan Teluk,” kata Departemen Luar Negeri Amerika dalam sebuah pemberitahuan, yang dikutip Al Arabiya English, Kamis (16/7/2026).

Penjualan ini, lanjut departemen tersebut, juga akan meningkatkan kemampuan Arab Saudi untuk mencegah ancaman saat ini dan di masa mendatang dengan memperkuat pertahanan dalam negerinya, dan meningkatkan interoperabilitas dengan pasukan AS, dan pasukan regional dan NATO lainnya.

"Penjualan yang diusulkan juga akan menambah pesawat operasional Arab Saudi dan meningkatkan kemampuan pertahanan diri udara-ke-udara dan udara-ke-daratnya," paparnya.

Sementara itu, AS memperluas serangannya terhadap Iran dalam gelombang serangan terbaru pada Kamis (16/7/2026) dini hari. Komando Pusat AS atau CENTCOM mengonfirmasi serangan diluncurkan selama 90 menit.

Ledakan dilaporkan terjadi di beberapa provinsi, termasuk di dekat Teheran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!