Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Selasa, 14 Juli 2026 - 08:02 WIB
Sebelumnya, Saree menuduh Arab Saudi mengakhiri fase de-eskalasi dan memperingatkan bahwa serangan itu tidak akan dibiarkan tanpa balasan atau hukuman.
Juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi, Turki al-Maliki, mengatakan sistem pertahanan udara kerajaan telah menangani rudal Houthi.
Eskalasi terbaru ini mengancam untuk membongkar gencatan senjata yang telah berlangsung sejak 2022 meskipun telah berakhir, dan terjadi pada saat ketegangan meningkat karena Amerika Serikat dan Iran saling melancarkan serangan yang berdampak pada Teluk dan lalu lintas di Selat Hormuz.
Teheran mengutuk serangan terhadap bandara Sanaa, dengan Kementerian Luar Negeri Iran menggambarkannya sebagai pelanggaran hukum internasional yang jelas.
Namun setelah serangan di Sanaa, kepala Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman, Rashad al-Alimi, mengatakan bahwa dia telah memerintahkan agar cakupan konfrontasi tidak diperluas.
Sementara itu, Presiden Donald Trump secara resmi memberi tahu Kongres bahwa AS kembali berperang dengan Iran. Dia berjanji untuk menghantam Republik Islam tersebut dengan keras dan mengeklaim tidak ada yang bisa mereka lakukan.
Juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi, Turki al-Maliki, mengatakan sistem pertahanan udara kerajaan telah menangani rudal Houthi.
Eskalasi terbaru ini mengancam untuk membongkar gencatan senjata yang telah berlangsung sejak 2022 meskipun telah berakhir, dan terjadi pada saat ketegangan meningkat karena Amerika Serikat dan Iran saling melancarkan serangan yang berdampak pada Teluk dan lalu lintas di Selat Hormuz.
Teheran mengutuk serangan terhadap bandara Sanaa, dengan Kementerian Luar Negeri Iran menggambarkannya sebagai pelanggaran hukum internasional yang jelas.
Namun setelah serangan di Sanaa, kepala Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman, Rashad al-Alimi, mengatakan bahwa dia telah memerintahkan agar cakupan konfrontasi tidak diperluas.
AS Perang Melawan Iran
Sementara itu, Presiden Donald Trump secara resmi memberi tahu Kongres bahwa AS kembali berperang dengan Iran. Dia berjanji untuk menghantam Republik Islam tersebut dengan keras dan mengeklaim tidak ada yang bisa mereka lakukan.
Lihat Juga :