Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI

Senin, 13 Juli 2026 - 16:26 WIB
Bagian-bagian drone tersebut akhirnya dikirim ke daerah-daerah yang berdekatan dengan lapangan terbang Ukrainka di Wilayah Amur di Timur Jauh Rusia dan lapangan terbang Shagol di Wilayah Chelyabinsk di Ural, kata FSB. UAV tersebut telah dirakit dan disiapkan untuk digunakan di garasi yang disewa oleh para tersangka, tambahnya.

Badan tersebut mengatakan bahwa pada saat itu "para pelaku dan kaki tangan yang terlibat dalam rencana teroris tersebut telah ditahan."

Para petugas menyita total 24 drone FPV, yang membawa muatan peledak setara dengan lebih dari 1 kg TNT dan dilengkapi dengan modul kontrol AI tahan perang elektronik buatan Inggris, AS, Kanada, dan Swedia, kata FSB.

Mereka juga menyita dua stasiun kontrol darat bergerak, yang dilengkapi dengan muatan penghancur diri, dan perangkat komunikasi yang digunakan oleh agen Ukraina untuk menghubungi penangan mereka, kata FSB.

Pekan lalu, badan tersebut mengumumkan penyitaan 13 drone bertenaga AI yang diselundupkan ke Rusia oleh dinas intelijen militer Ukraina (HUR) dengan tujuan menyerang lapangan terbang militer di wilayah Rostov selatan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!