Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Senin, 13 Juli 2026 - 16:26 WIB
Gagalkan rencana Intelijen Ukraina, Rusia tangkap dalang serangan drone berbasis AI. Foto/X
MOSKOW - Petugas keamanan Rusia menggagalkan rencana besar oleh badan intelijen Ukraina untuk menyelundupkan pesawat tak berawak yang dipandu AI ke dalam negeri dan menggunakannya untuk menargetkan perusahaan industri pertahanan utama dan lapangan terbang militer. Itu diungkapkan Dinas Keamanan Federal (FSB).
Operasi yang gagal tersebut, yang "belum pernah terjadi sebelumnya dalam skala dan tingkat ancaman," telah dipersiapkan oleh mata-mata Ukraina dengan keterlibatan langsung dari penangan Barat mereka, kata badan tersebut dalam sebuah pernyataan pada hari Senin.
Para petugas FSB mampu memperoleh informasi tentang rencana badan intelijen Ukraina untuk mengirimkan pesawat tak berawak FPV bermuatan bahan peledak dan stasiun kendali darat bergerak untuk mereka ke wilayah Bryansk Rusia, yang berbatasan dengan Ukraina, katanya.
"Semua tindakan kriminal agen Kiev kemudian dipantau dan didokumentasikan secara ketat oleh dinas rahasia Rusia," kata FSB.
Bagian-bagian drone tersebut telah ditempatkan dalam kontainer dan diterbangkan ke Rusia menggunakan UAV sayap tetap dan balon.
Setelah itu, perangkat keras tersebut diangkut jauh ke Rusia melalui jalan darat, menggunakan kendaraan sipil dengan trailer yang dilengkapi dengan dasar palsu, menurut badan tersebut.
Operasi yang gagal tersebut, yang "belum pernah terjadi sebelumnya dalam skala dan tingkat ancaman," telah dipersiapkan oleh mata-mata Ukraina dengan keterlibatan langsung dari penangan Barat mereka, kata badan tersebut dalam sebuah pernyataan pada hari Senin.
Para petugas FSB mampu memperoleh informasi tentang rencana badan intelijen Ukraina untuk mengirimkan pesawat tak berawak FPV bermuatan bahan peledak dan stasiun kendali darat bergerak untuk mereka ke wilayah Bryansk Rusia, yang berbatasan dengan Ukraina, katanya.
"Semua tindakan kriminal agen Kiev kemudian dipantau dan didokumentasikan secara ketat oleh dinas rahasia Rusia," kata FSB.
Bagian-bagian drone tersebut telah ditempatkan dalam kontainer dan diterbangkan ke Rusia menggunakan UAV sayap tetap dan balon.
Setelah itu, perangkat keras tersebut diangkut jauh ke Rusia melalui jalan darat, menggunakan kendaraan sipil dengan trailer yang dilengkapi dengan dasar palsu, menurut badan tersebut.
Lihat Juga :