Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Minggu, 12 Juli 2026 - 13:32 WIB
Apa yang Diinginkan Rusia dari Barat?
Dokumen penangkapan, yang dilaporkan oleh The Times, menunjukkan bahwa Piras diduga dimintai nama-nama agen Italia yang memata-matai kedutaan Rusia—termasuk salah satunya yang dia latih. Moskow juga dilaporkan menginginkan kejelasan tentang seberapa banyak Roma mengetahui tentang agen-agen mereka.
Menurut pihak berwenang, pada suatu kesempatan, Piras memperingatkan Rusia bahwa mata-mata mereka di Matera, Italia selatan, berisiko terbongkar identitasnya.
Mata-mata Italia itu juga dilaporkan memberi tahu Rusia bahwa analis Italia sedang mempelajari tank T-90 Rusia. "Mereka tidak mengerti bagaimana senapan mesin yang terpasang di tank itu bekerja secara otonom. Jika mereka berhasil mencuri rahasianya, mereka akan melakukannya, jadi berhati-hatilah," katanya kepada sosok yang diduga mata-mata Rusia.
Selain itu, Piras juga memberi tahu Rusia tentang pekerjaan Italia pada kapal drone dan berapa banyak rudal Storm Shadow yang direncanakan Roma untuk dibeli. Rusia lebih lanjut menanyakan kepadanya tentang seberapa banyak Italia mengetahui tentang dampak serangan rudal terhadap fasilitas nuklir Iran.
Menurut laporan The Times, Rusia tertarik untuk mengetahui kemampuan Ukraina dalam mempertahankan diri dari serangan udara dan serangan rudal Moskow. Mereka telah meminta informasi kepada Piras tentang baterai pertahanan udara Samp/T yang telah disumbangkan Italia ke Kyiv.
Penangkapan Piras menyusul pengusiran dua diplomat Rusia pada tahun 2021, yang dituduh membayar Walter Biot, seorang pejabat pertahanan Italia, untuk mendapatkan dokumen Italia dan NATO.
(mas)
Lihat Juga :