AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:42 WIB
Rekaman tersebut menunjukkan pasukan AS menggunakan amunisi presisi yang diluncurkan dari pesawat tempur berbasis darat dan laut, drone, serta dari kapal Angkatan Laut untuk menyerang fasilitas rudal dan drone Iran. Selain itu, target serangan lainnya mencakup kemampuan Angkatan Laut, lokasi penyimpanan amunisi, jaringan komunikasi, dan lokasi pengawasan pantai Iran.

Menurut CENTCOM, pasukan AS telah menyerang lebih dari 300 target di Iran selama tiga malam operasi, yang diklaim sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi kemampuan Iran dalam menyerang pelaut sipil dan kapal komersial yang melewati Selat Hormuz.

Sebaliknya, Iran membalas dengan meluncurkan serangan rudal dan drone terhadap pangkalan AS di Bahrain, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Ledakan terdengar di atas ibu kota Qatar, Doha, di mana jurnalis AFP melaporkan melihat pencegatan rudal menerangi langit gelap. Para warga juga menerima peringatan darurat di ponsel mereka yang menginstruksikan mereka untuk tetap berada di dalam rumah.

Sirene peringatan rudal juga meraung-raung di seluruh Bahrain, tempat markas Armada Kelima Angkatan Laut AS. Uni Emirat Arab juga mengeluarkan peringatan publik tentang serangan rudal dan drone yang segera datang. Pihak berwenang tidak segera mengidentifikasi lokasi yang menjadi sasaran di UEA atau pun melaporkan kemungkinan korban jiwa.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!