4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total

Minggu, 12 Juli 2026 - 03:35 WIB
Menyapa Pemimpin yang gugur secara langsung, Ayatollah Khamenei berkata, “Dengan mata berlinang air mata dan hati yang hancur, saat kami mengucapkan selamat tinggal kepada jenazahmu, kami berjanji untuk melestarikan ajaranmu dan dengan teguh mengikuti jalan lurus yang telah kau tetapkan, tanpa takut akan kesulitan dan menaruh kepercayaan kami, seperti yang kau lakukan, pada janji-janji Tuhan.”

Iran telah memilih Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei, seorang cendekiawan terkemuka, tokoh politik, veteran perang, dan putra dari Pemimpin yang gugur, sebagai Pemimpin Ketiga Revolusi Islam pada momen penting dalam sejarah negara tersebut.

2. Tuntutan Bangsa Iran

Pemimpin menyatakan bahwa membalas darah Pemimpin yang gugur dan semua martir dari dua perang agresi AS-Israel terhadap Iran adalah “tuntutan bangsa kita dan tentu harus dilaksanakan.”

Ayatollah Khamenei mengatakan bahwa mereka yang bertanggung jawab “akan membawa ke liang kubur mereka mimpi kematian yang damai di tempat tidur,” menambahkan bahwa janji tersebut “tidak bergantung pada kehadiran saya atau pejabat lainnya.”

“Baik kita ada di sini atau tidak, ini akan terwujud, dan segera, orang-orang merdeka di seluruh dunia masing-masing akan melaksanakan sebagian dari misi ilahi ini,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!