Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar

Jum'at, 10 Juli 2026 - 19:31 WIB
Karyawan Volkswagen, aktivis perdamaian, dan politisi oposisi telah mengkritik rencana tersebut, dengan alasan perusahaan otomotif tersebut harus fokus sepenuhnya pada produksi sipil.

Inisiatif Perdamaian Osnabruck (OFRI) telah menyelenggarakan beberapa protes dalam beberapa bulan terakhir yang mendesak Volkswagen meninggalkan kontrak pertahanan apa pun.

Partai Kiri, partai oposisi Jerman, menyebut rencana kerja sama Volkswagen dengan Rafael Advanced Defence Systems milik negara Israel sebagai "tidak dapat diterima," dengan mengutip kampanye militer pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang sedang berlangsung di seluruh Timur Tengah.

Mereka menuduh Netanyahu melakukan kejahatan perang dan genosida terhadap warga Palestina di Gaza.

Baca juga: Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!