Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar

Jum'at, 10 Juli 2026 - 19:31 WIB
Logo Volkswagen. Foto/wikipedia
BERLIN - Rencana Volkswagen untuk kemitraan pertahanan dengan Rafael Israel telah diveto para investor Qatar dari perusahaan otomotif Jerman tersebut. Kabar itu dilaporkan media pada hari Jumat (10/7/2026), menurut laporan Anadolu.

Dana kekayaan negara Qatar, pemegang saham terbesar ketiga Volkswagen, menolak proposal manajemen untuk memproduksi komponen rudal dan kendaraan militer di pabrik Osnabruck milik perusahaan tersebut. Hal itu dilaporkan surat kabar Bild.



Langkah ini terjadi setelah CEO Volkswagen Oliver Blume mengatakan pada bulan Maret bahwa perusahaan akan berhenti memproduksi kendaraan Volkswagen Group di Osnabruck mulai tahun 2027 dan mengkonfirmasi pembicaraan dengan beberapa perusahaan pertahanan tentang pengalihan pabrik untuk produksi kendaraan militer.

Blume tidak memberikan detail lebih lanjut pada saat itu. Proposal tersebut telah memicu kontroversi yang signifikan di Jerman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!