Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Kamis, 09 Juli 2026 - 17:12 WIB
Fasilitas pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr, Iran. Foto/anadolu
TEHERAN - Beberapa ledakan terdengar di provinsi Bushehr, Iran, menurut laporan kantor berita semi-resmi Mehr. Bushehr adalah lokasi pembangkit listrik tenaga nuklir Iran.
Satu-satunya pembangkit nuklir Iran yang masih beroperasi, fasilitas Bushehr, telah berulang kali diserang oleh Israel dan Amerika Serikat dalam perang melawan Iran, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan insiden nuklir.
Sementara itu, Iran telah menyerang fasilitas militer Amerika di Bahrain dan Kuwait yaitu Arjan, Ali Al Salem di Kuwait, dan Juffair serta Sheikh Isa di Bahrain.
Mereka mengatakan serangan yang dilakukan oleh Garda Revolusi Iran menargetkan sistem rudal Patriot di Kuwait, antena satelit di Qatar, dan depot bahan bakar militer AS di Bahrain.
Para pejabat memperingatkan jika serangan AS terus berlanjut, IRGC akan memperluas serangannya ke pangkalan militer Amerika lainnya di seluruh wilayah, termasuk di negara-negara Teluk lainnya.
Yang kita lihat di sini adalah satu pola: setiap kali Amerika Serikat menyerang Iran, Iran membalas dengan menyerang negara-negara Teluk.
Satu-satunya pembangkit nuklir Iran yang masih beroperasi, fasilitas Bushehr, telah berulang kali diserang oleh Israel dan Amerika Serikat dalam perang melawan Iran, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan insiden nuklir.
Sementara itu, Iran telah menyerang fasilitas militer Amerika di Bahrain dan Kuwait yaitu Arjan, Ali Al Salem di Kuwait, dan Juffair serta Sheikh Isa di Bahrain.
Mereka mengatakan serangan yang dilakukan oleh Garda Revolusi Iran menargetkan sistem rudal Patriot di Kuwait, antena satelit di Qatar, dan depot bahan bakar militer AS di Bahrain.
Para pejabat memperingatkan jika serangan AS terus berlanjut, IRGC akan memperluas serangannya ke pangkalan militer Amerika lainnya di seluruh wilayah, termasuk di negara-negara Teluk lainnya.
Yang kita lihat di sini adalah satu pola: setiap kali Amerika Serikat menyerang Iran, Iran membalas dengan menyerang negara-negara Teluk.
Lihat Juga :