Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya

Minggu, 05 Juli 2026 - 12:21 WIB
Khamenei bersama empat anggota keluarganya meninggal pada hari pertama agresi gabungan AS dan Israel 28 Februari. Salah jenazah mereka dijadwalkan digelar pada Minggu (5/7/2026) pagi waktu Teheran.

Pada hari Sabtu, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi terlihat menangis selama upacara perpisahan untuk Khamenei.

Meski terkejut dengan pemandangan kesedihan massal di Teheran, Trump tetap meremehkan momen besar tersebut. "Mungkin itu air mata palsu," katanya.

Trump mengeklaim bahwa AS telah memberi Iran "waktu libur seminggu" untuk pemakaman Khamenei. "Kami mengalahkan Venezuela dalam satu hari, dan kami menghancurkan Iran; mereka sangat ingin berdamai. Mereka sangat ingin berdamai. Kami memberinya waktu libur seminggu untuk pemakaman karena kami baik," ujarnya.

Di sisi lain, Trump mengeklaim bahwa dia dapat melenyapkan kepemimpinan yang tersisa di Iran hanya dengan "satu tembakan" selama prosesi pemakaman Khamenei. Namun, dia mengatakan bahwa dia tidak akan melakukannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!