Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
Sabtu, 04 Juli 2026 - 07:28 WIB
Ia juga memperingatkan terhadap upaya apa pun oleh kekuatan non-regional untuk mengeksploitasi Selat Hormuz, dengan alasan kehadiran militer asing secara historis telah menimbulkan ketidakstabilan daripada keamanan.
Pernyataan Ghalibaf muncul sehari setelah The New York Times melaporkan pejabat AS saat ini dan mantan pejabat AS khawatir Israel mungkin mencoba membunuhnya dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi selama negosiasi sensitif antara Teheran dan Washington awal tahun ini.
Menurut surat kabar tersebut, Washington cukup khawatir sehingga dilaporkan meminta pemerintah regional memperingatkan Iran tentang kemungkinan operasi Israel, karena khawatir serangan semacam itu akan menggagalkan diplomasi dan menyulut kembali perang.
Laporan itu juga mengatakan dinas keamanan Iran mengalihkan pesawat Ghalibaf selama perjalanan pulangnya dari negosiasi di Islamabad setelah menerima informasi intelijen tentang kemungkinan ancaman Israel, memaksa pendaratan darurat di Mashhad sebelum delegasi menyelesaikan perjalanan ke Teheran melalui jalur darat.
Baca juga: IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
Ancaman Pembunuhan
Pernyataan Ghalibaf muncul sehari setelah The New York Times melaporkan pejabat AS saat ini dan mantan pejabat AS khawatir Israel mungkin mencoba membunuhnya dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi selama negosiasi sensitif antara Teheran dan Washington awal tahun ini.
Menurut surat kabar tersebut, Washington cukup khawatir sehingga dilaporkan meminta pemerintah regional memperingatkan Iran tentang kemungkinan operasi Israel, karena khawatir serangan semacam itu akan menggagalkan diplomasi dan menyulut kembali perang.
Laporan itu juga mengatakan dinas keamanan Iran mengalihkan pesawat Ghalibaf selama perjalanan pulangnya dari negosiasi di Islamabad setelah menerima informasi intelijen tentang kemungkinan ancaman Israel, memaksa pendaratan darurat di Mashhad sebelum delegasi menyelesaikan perjalanan ke Teheran melalui jalur darat.
Baca juga: IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
(sya)
Lihat Juga :