Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Jum'at, 03 Juli 2026 - 14:10 WIB
Israel sebelumnya membunuh pejabat senior Iran lainnya yang dapat bernegosiasi dengan AS, termasuk kepala keamanan nasional Ali Larijani dan mantan menteri luar negeri Kamal Kharazi.
Setelah gencatan senjata diumumkan pada awal April dan Araghchi serta Ghalibaf mulai mewakili posisi Iran dalam negosiasi gencatan senjata, para pejabat AS mengatakan bahwa setiap upaya untuk membunuh mereka kemungkinan akan menggagalkan perundingan dan memicu pertempuran baru.
Pada bulan Maret, sementara pertempuran masih berlangsung, seorang pejabat Pakistan mengatakan kepada Reuters bahwa Israel telah menghapus Araghchi dan Ghalibaf dari daftar targetnya setelah Pakistan meminta Washington untuk tidak menargetkan mereka.
Pada saat itu, pejabat tersebut mengatakan Islamabad telah memperingatkan AS bahwa jika salah satu atau kedua pria itu terbunuh, tidak akan ada orang lain yang dapat diajak bicara tentang negosiasi gencatan senjata. "Oleh karena itu, AS meminta Israel untuk mundur," kata pejabat tersebut.
Ghalibaf telah lolos dari kematian dalam perang Israel melawan Iran pada Juni 2025 dan perang terbaru yang pecah 28 Februari lalu. Dalam kedua kasus tersebut, dia diselamatkan dari reruntuhan bangunan yang dihantam serangan.
Setelah gencatan senjata diumumkan pada awal April dan Araghchi serta Ghalibaf mulai mewakili posisi Iran dalam negosiasi gencatan senjata, para pejabat AS mengatakan bahwa setiap upaya untuk membunuh mereka kemungkinan akan menggagalkan perundingan dan memicu pertempuran baru.
Pada bulan Maret, sementara pertempuran masih berlangsung, seorang pejabat Pakistan mengatakan kepada Reuters bahwa Israel telah menghapus Araghchi dan Ghalibaf dari daftar targetnya setelah Pakistan meminta Washington untuk tidak menargetkan mereka.
Pada saat itu, pejabat tersebut mengatakan Islamabad telah memperingatkan AS bahwa jika salah satu atau kedua pria itu terbunuh, tidak akan ada orang lain yang dapat diajak bicara tentang negosiasi gencatan senjata. "Oleh karena itu, AS meminta Israel untuk mundur," kata pejabat tersebut.
Ghalibaf telah lolos dari kematian dalam perang Israel melawan Iran pada Juni 2025 dan perang terbaru yang pecah 28 Februari lalu. Dalam kedua kasus tersebut, dia diselamatkan dari reruntuhan bangunan yang dihantam serangan.
Lihat Juga :