Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Jum'at, 03 Juli 2026 - 08:10 WIB
Selama pemberontakan yang berubah menjadi perang di Suriah yang dimulai pada tahun 2011, Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa memimpin kelompok Hayat Tahrir al-Sham (HTS), yang sebelumnya berafiliasi dengan al-Qaeda, tetapi sejak berkuasa telah berjanji untuk melindungi warga Suriah dari semua latar belakang, terutama minoritas agama dan etnis.
Al-Sharaa telah menegaskan kembali otoritas penuh pemerintah di sebagian besar wilayah negara, merebut kembali kendali dari kelompok ekstremis atau pasukan yang dipimpin Kurdi. Namun, dia masih menghadapi masalah keamanan saat mencoba menstabilkan negara.
Lembaga keamanan sering mengumumkan bahwa mereka telah menggerebek sel-sel ISIS dan menggagalkan serangan yang dilaporkan menargetkan minoritas dan area komersial yang ramai. Namun, beberapa insiden seperti bom bunuh diri di sebuah gereja pada Juli 2025 telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan banyak warga Suriah.
Al-Sharaa telah menegaskan kembali otoritas penuh pemerintah di sebagian besar wilayah negara, merebut kembali kendali dari kelompok ekstremis atau pasukan yang dipimpin Kurdi. Namun, dia masih menghadapi masalah keamanan saat mencoba menstabilkan negara.
Lembaga keamanan sering mengumumkan bahwa mereka telah menggerebek sel-sel ISIS dan menggagalkan serangan yang dilaporkan menargetkan minoritas dan area komersial yang ramai. Namun, beberapa insiden seperti bom bunuh diri di sebuah gereja pada Juli 2025 telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan banyak warga Suriah.
(mas)
Lihat Juga :