Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak

Jum'at, 03 Juli 2026 - 08:10 WIB
loading...
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan bom guncang kafe di Ibu Kota Suriah, Damaskus, pada Kamis (2/7/2026). Sebanyak 9 orang tewas. Foto/Screenshot video Russia Today
A A A
DAMASKUS - Ledakan bom telah mengguncang sebuah kafe di Ibu Kota Suriah, Damaskus pada Kamis waktu setempat. Kementerian Kesehatan Suriah mengatakan ledakan ini menewaskan sembilan orang.

Ledakan tersebut, yang berlokasi di dekat kompleks gedung pengadilan utama, juga menyebabkan 20 orang lainnya terluka.

Baca Juga: ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal

Menurut laporan Al-Ikhbariya, media milik pemerintah Suriah, belum ada kelompok yang segera mengaku bertanggung jawab atas serangan bom ini. Pasukan keamanan bergegas ke kafe dan menutup area tersebut saat mereka meluncurkan penyelidikan.

Kementerian Dalam Negeri akan segera mengumumkan temuan awal mereka, kata Gubernur Damaskus Maher Idlibi. Idlibi mengatakan alat peledak itu tampak "primitif" dan bersumpah bahwa para pelaku akan dimintai pertanggungjawaban.

Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan beberapa orang yang terluka tergeletak di tanah, dengan petugas polisi berada di dekatnya. Ambulans kemudian bergegas ke lokasi kejadian untuk merawat orang-orang di tempat dan membawa korban luka parah ke rumah sakit di ibu kota Suriah. Kafe tersebut sering dikunjungi oleh para pengacara yang bekerja di lingkungan tersebut.

Jalal Aljanani, pemilik restoran di sebelahnya, berlari menuju kafe ketika mendengar ledakan dan merasa ngeri melihat mayat-mayat di lantai.

"Kami membawa para korban ke mobil sampai polisi lalu lintas tiba," katanya kepada Associated Press, Jumat (3/7/2026). "Banyak dari mereka menderita luka parah akibat benturan, dan hampir semuanya berdarah," ujarnya.

Sejak menggulingkan dinasti Assad dan merebut kekuasaan dalam pemberontakan kilat pada Desember 2024, penguasa baru Suriah telah menindak para militan dari kelompok ekstremis Islamic State atau ISIS dalam upaya untuk menggagalkan serangan di dalam dan sekitar ibu kota.

Selama pemberontakan yang berubah menjadi perang di Suriah yang dimulai pada tahun 2011, Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa memimpin kelompok Hayat Tahrir al-Sham (HTS), yang sebelumnya berafiliasi dengan al-Qaeda, tetapi sejak berkuasa telah berjanji untuk melindungi warga Suriah dari semua latar belakang, terutama minoritas agama dan etnis.

Al-Sharaa telah menegaskan kembali otoritas penuh pemerintah di sebagian besar wilayah negara, merebut kembali kendali dari kelompok ekstremis atau pasukan yang dipimpin Kurdi. Namun, dia masih menghadapi masalah keamanan saat mencoba menstabilkan negara.

Lembaga keamanan sering mengumumkan bahwa mereka telah menggerebek sel-sel ISIS dan menggagalkan serangan yang dilaporkan menargetkan minoritas dan area komersial yang ramai. Namun, beberapa insiden seperti bom bunuh diri di sebuah gereja pada Juli 2025 telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan banyak warga Suriah.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Penembakan Guncang Masjid...
Penembakan Guncang Masjid Terbesar San Diego AS, 5 Tewas, Termasuk 2 Tersangka
Perempuan Ini Lempar...
Perempuan Ini Lempar Bom ke Pacarnya saat Bertengkar, Kini Terancam Dipenjara 25 Tahun
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
Qatar Ungkap Kemajuan...
Qatar Ungkap Kemajuan Positif dalam Dialog AS-Iran, Negosiasi Bakal Berlanjut
Krisis Global Jadi Topik...
Krisis Global Jadi Topik Hangat Simulasi Sidang PBB di Bangkok, Delegasi Indonesia Mendominasi
Rekomendasi
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
Tuchel Kritik FIFA,...
Tuchel Kritik FIFA, Timnas Inggris Dipaksa Lawan Meksiko dalam Kondisi Tak Menguntungkan
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Berita Terkini
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Infografis
5 Kontroversi Pembangunan...
5 Kontroversi Pembangunan Ibu Kota Baru Mesir di Gurun Pasir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved