Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Kamis, 02 Juli 2026 - 09:53 WIB
Menurut surat kabar Zionis tersebut, Eisenkot merujuk pada komentar yang dibuat Netanyahu pada hari Selasa dalam sebuah wawancara dengan Channel 14, di mana sang PM Israel mengatakan: “Saya memasuki Iran dua kali untuk menyelamatkan kita dari kehancuran oleh bom atom yang sudah ada di tangan mereka.”
Eisenkot, yang menjabat sebagai kepala staf militer Israel dari tahun 2015 hingga 2019, mengumumkan pada hari Selasa bahwa dia bermaksud untuk mencalonkan diri sebagai PM.
Pada Februari 2026, AS dan Israel melancarkan serangan gabungan yang menargetkan instalasi dan infrastruktur militer Iran, sebelum konfrontasi meluas menjadi baku tembak langsung.
Israel juga melakukan operasi militer skala besar terhadap target di dalam Iran pada Juni 2025, dengan mengatakan bahwa operasi tersebut menargetkan program nuklir dan kemampuan rudal Teheran. Iran membantah berupaya memiliki senjata nuklir, dan bersikeras bahwa program nuklirnya sepenuhnya bersifat damai.
Tidak ada laporan internasional yang mengonfirmasi bahwa Iran memiliki senjata nuklir.
Eisenkot, yang menjabat sebagai kepala staf militer Israel dari tahun 2015 hingga 2019, mengumumkan pada hari Selasa bahwa dia bermaksud untuk mencalonkan diri sebagai PM.
Pada Februari 2026, AS dan Israel melancarkan serangan gabungan yang menargetkan instalasi dan infrastruktur militer Iran, sebelum konfrontasi meluas menjadi baku tembak langsung.
Israel juga melakukan operasi militer skala besar terhadap target di dalam Iran pada Juni 2025, dengan mengatakan bahwa operasi tersebut menargetkan program nuklir dan kemampuan rudal Teheran. Iran membantah berupaya memiliki senjata nuklir, dan bersikeras bahwa program nuklirnya sepenuhnya bersifat damai.
Tidak ada laporan internasional yang mengonfirmasi bahwa Iran memiliki senjata nuklir.
Lihat Juga :