3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS

Senin, 29 Juni 2026 - 02:20 WIB
Iran menyerang Kuwait dan Bahrain karena kedua negara itu membantu militer AS. Foto/X
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah berjanji untuk menanggapi setiap serangan AS dengan respons yang lebih keras seiring berlanjutnya serangan balasan di Teluk.

“Seperti yang telah kami prediksi, musuh adalah musuh yang melanggar komitmennya, licik, dan tidak dapat dipercaya. Kapan saja, pada tahap negosiasi apa pun, mereka dapat mengambil tindakan tertentu,” kata juru bicara IRGC, Hossein Mohebi, kepada stasiun televisi pemerintah SNN TV.



“Apa pun tindakan yang diambil musuh dalam hal ini, kami telah menanggapinya, dan kami akan menanggapinya. Kami ulangi: Jika musuh melanggar komitmennya dan melanggar gencatan senjata, kami akan menanggapi lebih keras dari sebelumnya, dan kami tekankan bahwa kami akan menanggapi dengan lebih keras lagi. Kami menganggap langkah-langkah musuh tersebut sebagai hal yang wajar karena kami mengetahui sifat musuh,” kata Mohebi.

3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS

1. Kuwait dan Bahrain Membantu AS Menyerang Iran Lagi

Mostafa Khoshcheshm dari Universitas Teheran mengatakan Iran telah berulang kali memperingatkan negara-negara tetangganya tentang pemberian dukungan militer kepada AS dari wilayah mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!