Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Kamis, 25 Juni 2026 - 22:32 WIB
“Kita tidak bisa memiliki kawasan yang damai selama militerisme dan intervensi Amerika terus berlanjut, dan proksi pendudukan mereka terus, dengan impunitas mutlak, menimbulkan perang tanpa akhir di seluruh kawasan dan melakukan genosida, kekerasan teror, dan segala kekejaman,” tegas, yang tampaknya merujuk pada kejahatan perang Israel di Jalur Gaza, Lebanon dan negara-negara lain.
Dalam unggahan terpisah, Baghaei menegaskan, “Pemerintahan Amerika tidak pernah menunjukkan ketulusan dalam perilakunya terhadap bangsa Iran.”
“Pernyataan yang kontradiktif oleh pejabat AS mengenai nota kesepahaman… tidak akan mengurangi ketidakpercayaan yang telah terakumulasi di kalangan rakyat Iran,” ungkap dia.
Pihak berwenang di Teheran menandatangani MOU dengan itikad baik, tetapi “mereka akan mengambil setiap langkah dengan waspada, dengan mengingat pengalaman lima dekade terakhir,” tegas Baghaei.
MOU tersebut membuka periode negosiasi selama 60 hari yang bertujuan mencapai penyelesaian akhir konflik, yang dimulai dengan serangan AS-Israel terhadap Iran pada akhir Februari.
Dalam unggahan terpisah, Baghaei menegaskan, “Pemerintahan Amerika tidak pernah menunjukkan ketulusan dalam perilakunya terhadap bangsa Iran.”
“Pernyataan yang kontradiktif oleh pejabat AS mengenai nota kesepahaman… tidak akan mengurangi ketidakpercayaan yang telah terakumulasi di kalangan rakyat Iran,” ungkap dia.
Pihak berwenang di Teheran menandatangani MOU dengan itikad baik, tetapi “mereka akan mengambil setiap langkah dengan waspada, dengan mengingat pengalaman lima dekade terakhir,” tegas Baghaei.
MOU tersebut membuka periode negosiasi selama 60 hari yang bertujuan mencapai penyelesaian akhir konflik, yang dimulai dengan serangan AS-Israel terhadap Iran pada akhir Februari.
Lihat Juga :