Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Jum'at, 19 Juni 2026 - 11:05 WIB
Pemerintahan Presiden Donald Trump ingin anggota NATO dari Eropa memimpin dalam mempertahankan benua mereka sendiri dari ancaman Rusia, dan secara bertahap meningkatkan pengeluaran pertahanan hingga 3,5% dari PDB pada tahun 2035. Semua anggota kecuali Spanyol pada prinsipnya telah menandatangani perjanjian tersebut pada pertemuan puncak para pemimpin tahun lalu di Den Haag.
"Ini adalah peninjauan yang akan gagal dilakukan oleh beberapa negara dan akan berhasil dengan gemilang oleh negara-negara lain," imbuh Hegseth, menyiratkan bahwa pasukan AS dapat ditarik dari negara-negara dengan pengeluaran lebih rendah atau negara-negara yang kesulitan memenuhi target jangka panjang.
Pengurangan yang sudah dipertimbangkan termasuk penempatan ulang sepertiga dari 150 unit jet F-16 dan F-15 AS yang ditujukan untuk NATO, ditambah pesawat pengisian bahan bakar dan pengintaian, pengebom, dan drone. Kekhawatiran telah muncul bahwa perubahan tersebut dapat memengaruhi kemampuan NATO untuk memantau kapal selam Rusia di Eropa dan pencegahan yang lebih luas terhadap Moskow.
Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengatakan Hegseth mencoba "untuk terus menekan" dengan pernyataannya yang blakblakan.
"Saya senang dia melakukan ini, karena kita perlu mengatakan kebenaran satu sama lain," ujar mantan perdana menteri Belanda itu, yang dianggap memiliki hubungan hangat dengan Donald Trump.
Pekan lalu, John Healey mengundurkan diri sebagai menteri pertahanan Inggris setelah Perdana Menteri Keir Starmer hanya berkomitmen untuk meningkatkan pengeluaran militer Inggris menjadi hampir 2,7% dari PDB pada tahun 2030. Healey menginginkan Inggris mencapai 3% sebagai jalur menuju 3,5%.
"Ini adalah peninjauan yang akan gagal dilakukan oleh beberapa negara dan akan berhasil dengan gemilang oleh negara-negara lain," imbuh Hegseth, menyiratkan bahwa pasukan AS dapat ditarik dari negara-negara dengan pengeluaran lebih rendah atau negara-negara yang kesulitan memenuhi target jangka panjang.
Pengurangan yang sudah dipertimbangkan termasuk penempatan ulang sepertiga dari 150 unit jet F-16 dan F-15 AS yang ditujukan untuk NATO, ditambah pesawat pengisian bahan bakar dan pengintaian, pengebom, dan drone. Kekhawatiran telah muncul bahwa perubahan tersebut dapat memengaruhi kemampuan NATO untuk memantau kapal selam Rusia di Eropa dan pencegahan yang lebih luas terhadap Moskow.
Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengatakan Hegseth mencoba "untuk terus menekan" dengan pernyataannya yang blakblakan.
"Saya senang dia melakukan ini, karena kita perlu mengatakan kebenaran satu sama lain," ujar mantan perdana menteri Belanda itu, yang dianggap memiliki hubungan hangat dengan Donald Trump.
Pekan lalu, John Healey mengundurkan diri sebagai menteri pertahanan Inggris setelah Perdana Menteri Keir Starmer hanya berkomitmen untuk meningkatkan pengeluaran militer Inggris menjadi hampir 2,7% dari PDB pada tahun 2030. Healey menginginkan Inggris mencapai 3% sebagai jalur menuju 3,5%.
Lihat Juga :