Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa

Jum'at, 19 Juni 2026 - 07:22 WIB
“Dalam proses mencapai tahap ini, para pejabat, karena rasa belas kasihan dan niat baik, telah melakukan banyak upaya, dan tentu saja Presiden AS-lah yang, karena putus asa, menggunakan berbagai pengaruh untuk tujuan ini," papar putra almarhum Ayatollah Ali Khamenei tersebut.

MoU itu, yang ditandatangani dari jarak jauh oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden AS Donald Trump, menyerukan penghentian permanen permusuhan di semua front, pencabutan blokade Angkatan Laut AS dalam waktu 30 hari, pemulihan lalu lintas komersial melalui Selat Hormuz, rencana rekonstruksi Iran senilai setidaknya USD300 miliar, dan pencabutan sanksi AS.

Mojtaba mengatakan bahwa awalnya dia memiliki pandangan yang berbeda tetapi mengesahkan perjanjian tersebut berdasarkan komitmen yang dibuat oleh Presiden Pezeshkian, yang sebagai kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi berjanji atas nama dirinya dan anggota lainnya untuk melindungi hak-hak bangsa Iran dan front perlawanan.

Presiden Pezeshkian juga menyatakan bahwa dia tidak akan menerima tuntutan AS yang berlebihan, kata Mojtaba.

“Mulai saat ini, kami—maksudnya Anda, bangsa yang bangga, dan hamba yang rendah hati ini—akan menunggu terpenuhinya syarat-syarat yang telah ditetapkan. Tetapi jelas bahwa negosiasi tatap muka yang akan berlangsung di masa mendatang tidak akan berarti menerima pandangan musuh,” kata Mojtaba, yang dilansir Press TV.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!