Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Selasa, 16 Juni 2026 - 06:49 WIB
Hanya sedikit yang tersisa dari pesawat pengebom B-52, di mana kepulan asap hitam besar masih terlihat setelah kecelakaan tersebut. Sejumlah kendaraan darurat juga terlihat di area hangus yang luas.
B-52 adalah pesawat pengebom berat yang pertama kali terbang pada tahun 1954. Ia awalnya dirancang untuk perang melawan Uni Soviet. Pesawat ini telah menerima upgrade terus-menerus untuk tetap beroperasi selama beberapa dekade sejak berakhirnya Perang Dingin.
Pesawat ini mampu membawa berbagai senjata, termasuk bom nuklir dan rudal jelajah. Ia memiliki bentang sayap 185 kaki (56 meter) dan panjang 159 kaki (48 meter). Jangkauan tempurnya hingga 8.800 mil.
Pesawat ini biasanya diawaki oleh lima orang: seorang komandan pesawat, seorang pilot, seorang navigator radar, seorang navigator pesawat, dan seorang perwira perang elektronik, menurut lembar fakta Angkatan Udara AS tentang pesawat tersebut.
Amerika Serikat telah mengerahkan pesawat ini dalam perang di Vietnam, Teluk Persia, Irak, Afghanistan, dan yang terbaru di Iran.
B-52 adalah pesawat pengebom berat yang pertama kali terbang pada tahun 1954. Ia awalnya dirancang untuk perang melawan Uni Soviet. Pesawat ini telah menerima upgrade terus-menerus untuk tetap beroperasi selama beberapa dekade sejak berakhirnya Perang Dingin.
Pesawat ini mampu membawa berbagai senjata, termasuk bom nuklir dan rudal jelajah. Ia memiliki bentang sayap 185 kaki (56 meter) dan panjang 159 kaki (48 meter). Jangkauan tempurnya hingga 8.800 mil.
Pesawat ini biasanya diawaki oleh lima orang: seorang komandan pesawat, seorang pilot, seorang navigator radar, seorang navigator pesawat, dan seorang perwira perang elektronik, menurut lembar fakta Angkatan Udara AS tentang pesawat tersebut.
Amerika Serikat telah mengerahkan pesawat ini dalam perang di Vietnam, Teluk Persia, Irak, Afghanistan, dan yang terbaru di Iran.
(mas)
Lihat Juga :