Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?

Jum'at, 12 Juni 2026 - 08:53 WIB
•HAL Tejas Mk1

•HAL Tejas Mk1A

India juga tengah mengembangkan Tejas Mk2 dan AMCA.

11. Korea Selatan

Korea Selatan berhasil memasuki jajaran negara pembuat jet tempur modern melalui KF-21 Boramae. Indonesia sebenarnya ikut terlibat dalam pengembangan, namun porsinya lebih kecil dan KF-21 Boramae dinyatakan Korea Selatan sebagai produk nasional.

Produk jet tempur unggulan:

•KF-21 Boramae

12. Jepang

Jepang memiliki pengalaman panjang dalam industri penerbangan militer.

Produk jet tempur unggulan:

•Mitsubishi F-2

Saat ini Jepang juga menjadi bagian dari pengembangan jet tempur generasi berikutnya melalui Global Combat Air Programme (GCAP).

13. Taiwan

Taiwan mengembangkan pesawat tempurnya sendiri sebagai bagian dari strategi mempertahankan kemampuan pertahanan nasional.

Produk jet tempur unggulan:

•F-CK-1 Ching-kuo Indigenous Defense Fighter

Program ini menunjukkan kemampuan industri pertahanan Taiwan dalam mengembangkan pesawat tempur modern.

14. Pakistan

Pakistan mengembangkan JF-17 melalui kerja sama erat dengan China.

Produk jet tempur unggulan:

•JF-17 Thunder

Walaupun merupakan proyek bersama, Pakistan memiliki kemampuan produksi dan perakitan dalam negeri melalui Pakistan Aeronautical Complex.

15. Turki

Turki menjadi pendatang baru dalam klub produsen jet tempur melalui proyek KAAN.

Produk unggulan:

•KAAN

Pesawat ini telah menjalani uji terbang perdana dan ditujukan sebagai jet tempur generasi kelima untuk memenuhi kebutuhan Angkatan Udara Turki di masa depan.

Kapan Indonesia Mampu Produksi Jet Tempur?

Indonesia sejauh ini belum mampu memproduksi jet tempur sendiri. Negara yang ingin membuat jet tempur modern harus menguasai desain aerodinamika untuk manuver ekstrem, mesin turbofan berdaya dorong tinggi dengan afterburner, radar AESA, avionik canggih, sistem peperangan elektronik, sensor fusion, integrasi rudal dan persenjataan, material komposit dan teknologi siluman (stealth), perangkat lunak dengan jutaan baris kode, proses sertifikasi dan pengujian yang sangat panjang.

Indonesia sebenarnya memiliki pengalaman yang tidak sedikit dalam bidang dirgantara.

Kemampuan yang telah dimiliki antara lain desain pesawat angkut ringan, manufaktur struktur pesawat, produksi komponen pesawat, integrasi sistem, perakitan akhir (final assembly), sertifikasi untuk beberapa jenis pesawat sipil dan militer.

Secara teori, Indonesia berpotensi memiliki kemampuan membangun jet tempur sendiri. Indonesia sudah memiliki dasar industri dirgantara yang dibangun sejak era Habibie dan sumber daya manusia yang mumpuni. Namun, mewujudkan jet tempur nasional membutuhkan investasi yang sangat besar, ekosistem industri yang lengkap, penguasaan teknologi strategis, serta komitmen jangka panjang selama bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun.

Dalam jangka menengah, pendekatan yang paling realistis kemungkinan adalah memperluas kerja sama internasional, meningkatkan kemampuan desain dan manufaktur domestik, serta memanfaatkan transfer teknologi untuk memperkuat industri nasional secara bertahap.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!