Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:41 WIB
Di antara lokasi lain, sistem tersebut diaktifkan di Provinsi Fars, di Pulau Qeshm, dan di ibu kota, Teheran.

Selain itu, ledakan dilaporkan terjadi di pabrik petrokimia di Assaluyeh—fasilitas terbesar sejenisnya di negara itu, yang bertanggung jawab atas sekitar 50% produksi petrokimia Iran. Ledakan lebih lanjut dilaporkan terdengar di Pulau Kish, Pulau Qeshm, dan di Sirik, dekat Selat Hormuz.

Komando Pusat AS atau CENTCOM juga mengkonfirmasi bahwa pasukannya mulai melancarkan serangan pertahanan diri tambahan terhadap berbagai target di Iran.

"Serangan tersebut sebagai tanggapan terhadap agresi Iran yang tidak beralasan dan berkelanjutan," kata CENTCOM.

Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Fox News bahwa dia telah berbicara langsung dengan para pejabat Iran. Menurutnya, para pejabat tersebut telah memintanya untuk menghentikan serangan.

"Serangan akan segera berakhir. Kita mungkin akan melanjutkannya nanti," ujarnya, sambil juga menekankan bahwa Israel tidak terlibat dalam serangan kali ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!